Rick Hanes, Gitar Produksi Sidoarjo yang Diakui Dunia


LENSAINDONESIA.COM: Satu lagi kebanggaan Indonesia mampu bersaing di pasar internasional. Salah satu produk berkategori Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) bidang alat musik gitar di Indonesia rupanya sudah diakui oleh dunia musik maupun industri pembuat gitar.

Alat musik petik buatan anak bangsa ini baru sekitar delapan bulan beroperasi dan langsung diterima dengan terbuka oleh pasar industri musik Amerika Serikat (AS). Bahkan, belakangan Rick Hanes sukses menyabet empat gelar dengan predikat ‘Guitar of The Years 2012′ seperti yang dirilis oleh www.guitar-planet.co.uk .

VP Artist Relationship and Business Development, Rick Hanes, Doddy Hernanto menyatakan, gitar yang diproduksi lima seri tersebut fokus mengincar pasar Amerika dan Eropa sehingga penghargaan ini merupakan kebanggaan tim produksi Rick Harnes.

Ditegaskan, dalam memproyeksi pasar, gitar tersebut dibandrol sekira US$ 1.250 atau setara dengan Rp 12,5 juta.

“Harganya jauh lebih murah dibandingkan dengan gitar lama yang sudah dikatakan melegenda. Tapi kami berani menjamin kualitas dan kuantitas gitar ini lebih baik dari gitar yang sudah ada sebelumnya. Sebab, kami mendesain ini dengan serius dan cukup hati-hati,” ujar Doddy yang akrab disapa Mr D kepada LICOM, Kamis (10/01/2013).

Sejauh ini, pihaknya masih berusaha untuk terus mengembangkan perusahaan, yang tentunya optimistis mampu menggeser pesaing industri gitar asing yang banyak dipakai masyarakat Indonesia.

Ia menyebut, tiga gitar yang berhasil menggeser kedudukan gitar terbaik di dunia tersebut yakni Rick Hanes Avenix, Rick Hanes Chris Bickley, dan Rick Hanes DR Medium dan Artist Signature Category pada gitar Rick Hanes Chris Bickley DR Pro.

Mr D menegaskan, gitar yang diproduksi di kawasan Tambak Sawah Sidoarjo Jatim tersebut adalah murni buatan tangan masyarakat lokal di Indonesia khususnya Jatim. Dalam waktu dekat, Rick Hanes juga bakal meluncurkan produk baru yang memiliki kualitas sama namun dengan harga lebih terjangkau.“Gitar tersebut dari segi desain dan strukturnya tak menjiplak maupun melakukan plagiat dari produk gitar yang sudah tersebar di berbagai pasar musik Indonesia. Ini murni buatan sendiri, dari ide hingga ke strategi pasarnya,” pungkasnya.

Sumber

0 komentar:

Poskan Komentar

"Komentar support Emoticon Standar"

Silahkan berkomentar dengan sopan dan bijak.